Ugly Alert Eps 7 (Indonesian)

Sinopsis Ugly Alert eps 7 (Indonesian)

Tiga wanita masuk ke tempat karaoke Jeonghee. Mereka melihat dua orang pelajar berkelahi dengan agresif.  Joonsoo yang mendengar itu bertanya ada apa diluar. Ketika si wanita menjawab. Joonsoo segera keluar. Salah satu wanita pun ada yang menelepon kantor polisi. Hyunsuk mendorong Gyung tae ke tembok, sambil berkata ‘lain kali jika kau yakin akan menang, jangan membuatku seperti ini lagi. Joonsoo menghampiri Hyunsuk dan berkata, ‘Aku pikir kalian berdamai, tapi kenapa berkelahi? Hyunsuk menjawab untuk apa aku berdamai dengan orang seperti dirinya. Joonsoo berlari menghampiri Gyungtae, “Apa kau tidak apa-apa? Ketika itu juga, Joonsoo kaget, tubuh teman Hyunsuk sudah kaku, kemudian jatuh. Dia melihat paku yang tajam dan darah dipunggung anak itu. Joonsoo mengingat perkataan Ibunya kepadanya. Joonsoo melihat Hyunsuk yang sedang berjalan. Dan semua masa-masa yang telah lewat muncul dipikirannya. Joonsoo berkata dalam hati,’kenapa aku memikirkan begitu banyak hal diwaktu yang singkat ini? Ibu berkata padaku  bahwa aku tidak boleh meninggalkan keluargaku apapun yang terjadi. Tapi aku tahu, aku telah melepas mereka beberap kali. jadi aku bisa meraihnya dengan erat dengan cara ini. Nari berdiri di belakang Joonsoo dan melihat keadaan saat itu, joonsoo tidak tahu, melihat Joonsoo menodai dirinya sendiri dengan darah. Gong Joonsoo dihukum selama 12 tahun. Jinjoo yang tidak mengetahui kebenarannya marah-marah dan memutuskan hubungan mereka, menjadi orang asing. Joonsoo berkata dalam hati, Meskipun aku kembali ke kejadian itu, aku yakin aku akan membuat pilihan seperti ini, meskipun hal ini membuat mereka terluka. Jeonghee menjenguk Joonsoo dan bertanya satu hal, ‘saat itu ketika kau melakukan hal itu, apakah kau sekalipun memikirkan diriku?’ Joonsoo hanya meminta maaf pada Jeonghee dan dia ingin melupakan semua kisah cinta mereka. Hyunsuk menjenguk Joonsoo, dengan muka sedih sekaligus kesal, ‘Hyung, mengapa kau melakukannya? Mengapa kau melakukannya demi aku?’ (Ya, Hyunsuk tidak tahu kebenarannya. Berharap akhirnya nanti dia mengetahui semuanya.) ‘Kau pikir siapa dirimu? Kenapa kau harus melakukan ini? Kau sangat jahat! Bagaimana aku menjalani hidupku? Kau sangat bodoh, mengapa kau membunuhnya? mengapa? Kemudian Joonsoo berbicara, ‘Ini kedua kalinya kau memanggil ku Hyung (Kakak laki-laki).. Mulai sekarang kita tidak ada hubungan lagi. Bukankah ini yang kau mau?’ Di rumah, Nari menangis merindukan kakak tertuanya, Joonsoo. Jinjoo mengatakan bahwa Joonsoo sudah mati.Nari tidak percaya dan dia sangat merindukan kakaknya. Namun Jinjoo menyuruhnya melupakan Joonsoo. Hyunsuk berjalan keluar rumah setelah mendengar perkataan Jinjoo dan menangis. Hyunsuk berusaha menghukum dirinya dengan menonjokkan tangannya ke tembok. Waktu berjalan menjadi 10 tahun kemudian. Sekelompok pelajar berlari di tengah lapangan. Si gadis berkata,’aku bisa gila!’, Si gadis berkata bahwa dia harus datang ke audisinya hari ini. Dia harus memperlihatkan kemampuan aktingnya. Kemudian dengan idenya dia beralasan sakit. dengan alasan itu dia berhasil pergi ke tempat audisi. Di salon, tempat bekerja Gong Jinjoo, dia bekerja sebagai hairstylist. Bosnya menyalahkannya karena salah memberikan warna rambut pada pelanggan. Namun sebenarnya salah pelanggannya yang terus bersikeras untuk memilih warna tersebut. Joonsoo keluar dari penjara dan mengingat ketika ayahnya mengenalkan dirinya ke ibu barunya. Joonsoo tersenyum dan mulai berjalan kaki. Seorang staf memanggil nama Gona Nari. Tepat waktunya Nari sampai di tempat audisi. Anak Direktur (Cheon Ho Jin sebagai Na Il Pyung) suatu perusahaan yakin bahwa kasus yang sedang berlangsung akan dimenangkan olehnya. Sementara direktur tersebut mengatakan bahwa pengacara pembela tidak mungkin menyerah begitu saja. Kasus ini mengenai korban yang meninggal karena tidak hati-hati, akhirnya kecelakaan menimpa dia, Kim Jushu. Perusahaan BY yang mengadakan syuting di gunung Himalaya sebagai tempat iklan/promosi. Meskipun Kim Jushu sudah diperingatkan untuk tidak berada di lokasi berbahaya, namun Kim Jushu tidak mendengarnya. Sementara menurut Hyunsuk sebagai pengacara si korban bahwa perlawanannya tidak membantu menyiapkan keselamatan untuk si korban dan terus menlanjutkan syuting dan hal tersebut merupakan kelalaian. (Nah, jadi Hyunsuk itu adalah pengacara sekarang.)

Hyunsuk menginginkan pertanggung jawaban dari Perusahaan BY.

Perusahaan BY, termasuk direkturnya berpikir bahwa kasus ini tidak ada gunanya. Apakah si korban tidak seharusnya mati? (tega banget nih..)

Kemudian ganti scene..

Joonsoo bertanya mengenai keluarganya yang pindah tinggal dimana.

Sementara itu di bus joonsoo berkeringat, seperti mabuk darat. Dia meminta supir bus menghentikan busnya. kemudian Joonsoo muntah setelah turun dari bus.

Di tempat audisi, Nari tidak terima dia tidak diluluskan diaudisinya itu. Akhirnya si staf memberikan pernyataan bahwa akting Nari tidak bagus.

Malam harinya Nari melihat seseorang berdiri didepan rumahnya. kemudian bertanya siapa.

Joonsoo bertanya apakah ini rumah Gong Jinjoo? Nari menjawab ya.

Lalu siapa namamu, tanya Joonsoo. Nari malah bertanya lagi, siapa anda?

Joonsoo kemudian menebak, dia adalah Gong Nari. Gong nari yang bingung bertanya bagaimana dia bisa tahu namanya, kau siapa?

Hyunsuk yang sampai berhenti berjalan, dan Gong Nari memanggilnya. Hyunsuk kaget melihat Joonsoo sementara Joonsoo mulai berkaca-kaca. Jinjoo lalu keluar.

Joonsoo pun tetap dibiarkan masuk.

Nari yang merasa tidak sabar dan ingin tahu ada apa, mulai marah-marah. Jinjoo berkata dia bukan siapa-siapa.

Jinjoo bertanya, ini bukan waktunya kau keluarkan? Joonsoo menjawab karena aku bersikap baik, aku diberikan keringanan dibebaskan dengan cepat.

Jinjoo berkata bahwa mereka tidak ada hubungan lagi. Dan Joonsoo tidak seharusnya datang mencari mereka.

Joonsoo beralasan ingin melihat mereka dan ingin tahu apa yang mereka lakukan.

Hyunsuk bilang, Joonsoo sudah lihat sebaiknya pergi dari rumah ini. Jinjoo berharap Joonsoo tidak datang lagi. Joonsoo menjawab dengan sedih, ‘tentu, setelah melihat kalian aku tidak apa-apa, aku pergi. Maafkan aku karena membuat kalian kaget karena datang tapi…’ tapi apa kata Jinjoo. ‘Tadinya aku khawatir, tetapi  aku sudah melihat kalian hidup dengan baik.’

Nari yang penasaran terus bertanya siapa dia, tetapi Nari bisa menebaknya.

Joonsoo berkata dalam hati, Aku hidup lama hingga aku mempunyai sesuatu yang kubanggakan, hari dimana aku melihat Hyunsuk menangis karena nilainya jelek dan aku takut aku akan membuatnya tidak bahagia jadi aku menyembunyikan nilai ulangan 100 ku ke kantong,  hanya saat itu tapi sekarang aku merasa bangga pada diriku, keputusan yang aku buat saat itu adalah benar. Aku melakukan sesuatu yang benar.

Nari memanggi Joonsoo, ‘Jogyo!’ Kata Joonsoo jangan berlari, bisa jatuh. Nari bertanya kalau dia adalah Gong Joonsoo. Kau adalah kakakku juga seorang pembunuh. Mantan napi di keluarga kami yang sudah lama meninggal. Nari mengatakan jika dia akan terkenal sebagai artis, karena itu dia tidak bisa punya kakak pembunuh, dia minta maaf akan hal itu. Dia tidak tahu kenapa dia begitu, tetapi dia menangis sambil minta maaf. Joonsoo menjawab bahwa dia akan menunggu sampai Nari melakukan debutnya sebagai artis. Joonsoo melanjutkan, bahwa dia akan mengirimkan hadiah dan meninggalkan pesan sebagai fansnya tanpa nama.

Tetapi Nari bilang, bagaimana seorang yang sudah meninggal melakukan hal seperti itu? Joonsoo menjawab baiklah aku tidak akan melakukan apa-apa.  Kemudian Nari memberikan uang ke Joonsoo, menyuruhnya membeli makan. Joonsoo bilang dia tidak butuh, bahwa dia sudah mengumpulkan banyak uang ketika di penjara. Kemudian kata Nari, aku tidak seperti kakak-kakakku. Terima saja dan jangan datang lagi, begitu katanya. Joonsoo berkata, bahwa mereka tidak seperti itu, Nari tidak boleh berpikiran seperti itu.

Joonsoo ingin bertanya sesuatu, dia bertanya tentang Jinjoo yang bekerja apa, sementara dia tahu Hyunsuk bekerja sebagai pengacara. Nari menjawab Kakaknya bekerja sebagai penata rambut. Joonsoo bertanya dimana, Nari memberi tahu tempatnya, jika dia bertanya orang-orang sekitar semua mengetahui namanya. Joonsoo bilang ke Nari bahwa dia akan mendukungnya menjadi bintang. Nari menjawab bahwa dia tidak butuh dukungan Joonsoo, tapi terserah Joonsoo.

Seorang wanita bekerja di perusahaan periklanan.

(Percakapan mereka bikin penonton menangis, sedih )

Hanseo (Defense lawyer) )berbicara dengan keponakan Dohee,  Shin Joo Young.

Hanseo: Aku pikir tidak ada perlu kau mencariku

Shin JooYoung: Maafkan aku kau harus datang karena aku tidak ada waktu untuk ke kantormu. Karena Skandal Kim JooIng (Xiao Jushu), syuting iklannya hancur, jadi seharusnya departemen resmi yang bertanggung jawab?

Hanseo: Perusahaan iklan lah yang harusnya tahu tentang jadwal  Model Kim JooIng dan prioritasnya..seharusnya hari ini ada syuting, bukan kah ini tidak pantas?

SHin JooYoung: Model Kim Jooing seenaknya tidak muncul untuk syuting karena skandal, betul? Itu artinya penyelesaian syuting ini akan ditunda. Aku tidak bisa menunggu lagi.

Hanseo: Apa yang kau pikirkan?

JooYoung: Jadi, perusahaan itu seharusnya cepat menutup kasus ini.

Hanseo: Tapi kita baru saja memulai kasusnya hari ini, dan lagi, ini kasus yang panjang.

JooYoung: Orang itu sudah meninggal, dan wartawan bertingkah seperti  orang gila, jadi biarkan dia kembali syuting untuk foto posternya. Bukankah itu adalah kemampuan perusahaan?

kemudian melihat Dohee datang

Dohee: Kau tahu tentang itu?

Joo Young: Apa maksudmu?

Dohee: Bahwa ada tali darurat di lokasi tempat terjadinya peristiwa itu. Kau disana kan saat itu?

JooYoun: Apa maksudmu?

Hanseo: Pengacara dari lawan telah memperlihatkan foto tentang tali darurat itu dari dalam truk..

Dohee: Aku tanya padamu apakah kau tahu tentang hal ini?

Jooyoung: Bagaimana aku tahu? Kau tahu seberapa lelahnya kami di lokasi? Bintang-bintang hilang disaat itu, dan kami menyelesaikan saat itu juga, apa kau tahu?

Dohee: Jadi kau bilang kau tidak tahu..

Jooyoung: Bukan hanya kau yang bekerja dengan baik, tapi aku juga mau melakukan kerjaan ku dengan baik. Aku hanya tertarik pada syuting itu. Bagaimanapun juga, memanjat pohon untuk merekam dengan kamera, apa yang bisa ku lakukan padanya?

Dohee: Kau tidak melakukan bagianmu untuk mencari..kan?

Jooyoung: Sangat ramai saat itu… (Saat itu fotografer memanggil Jooyoung)..

Sora menerima telepon bahwa orang china menunggunya untuk menetapkan perjanjiannya. Dia seger berjalan pergi menuju lift

Hanseo: Liftnya tidak akan berjalan cepat jika kau memencet seperti itu.

Dohee: Bukankah kau sudah mengecek tempat kejadian tersebut?

Hanseo: Benar

Dohee: Dan seharusnya kau menemukan tali itu.

Hanseo: Kau tidak harus seemosi itu.

Dohee: Jadi?

Hanseo: Jadi kau tidak perlu terganggu demi presiden.

Dohee: Seseorang meninggal..dia meninggal.

Hanseo: Kakekmu bilang yang sama denganmu..tapi pimpinan bilang bahwa direktur sudah tua dan muncul sentimental dan emosi itu, tapi direrktur muda seperti dirimu bereaksi seperti ini, apakah perlu?

Dohee: Ini bukan sentimental ataupun emosi. Ini Prikemanusiaan!

Bersambung eps 8

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s