Ugly Alert – eps 2 (Indonesian)

Sinopsis 

Ugly Alert Eps 4 – Sinopsis  (Indonesian)

Seonhye datang ke ruang Sangman dirawat.

Sangman menyisakan Yoghurtnya dan memberikannya ke Seonhye di lobi, di lain kesempatan lagi, Yoghurtnya dijatuhkan ke kantong Seonhye.

2-1

ketika Seonhye masuk ke ruangan Sangman dia melihatnya sudah tidak ada Sangman. Dia bertanya ke perawat dimana pasien Gong Sang Man pergi dan mengetahui bahwa pasien sudah keluar dari rumah sakit. Seon Hye melihat botol Yoghurt di meja.

2-2

Kemudian Seonhye menjenguk Sangman di penjara.

Sangman melarang Seonhye datang ke penjara. Tetapi Seonhye segera mengatakan sesuatu bahwa dia mengingat bahwa dia pernah mengalami hal seperti itu. dia pernah diberikan Strawbery segar dan meletakkannya di jendela rumahnya. Ketika hujan, Sangman basah kuyup untuk memberikan payung padanya di rumah sakit dan sekarang dia melakukan hal yang sama. Sangman tidak mau mendengar lagi dan menyuruh Seonhye pergi. Namun Seonhye memotong pembicaraan dan berkata saatnya untuknya bersikap baik kepada Sang Man.

Dari Cinta pertama menjadi Cinta terakhir, bukankah ini adalah Takdir? kata Seonhye ke Sangman. Sangman terkejut.

2-3

Kembali lagi ke scene di rumah Seonhye.

Joonsoo datang ke kamar Jinjoo untuk meminta baju kotor untuk dicuci. Ibunya bertanya kenapa memakai tangan selagi masih ada mesin cuci. Joonsoo menjawab mencuci seperti itu lebih bersih. Seonhye hanya menyetujui sudut pandang kehidupan dari Joonsoo, sambil berkata diujungnya, ‘anak laki-laki tertuaku’. Joonsoo pun bahagia mendengarnya.

2-4

Diruangannya, Hyunsuk bernyanyi kecil sendirian, menyanyikan lagu yang didengarnya dari Joonsoo ketika melihat Joonsoo memakai kostum lucu. Ibunya masuk kamar dan membuat Hyunsuk kaget.

Hyunsuk sedikit berbohong dengan menjawab sedang belajar dan menghapal. Ibunya bertanya lagi, bukankah sudah selesai menghapal, apa kau lupa lagi. Hyunsuk menjawab kalau dia lupa sedikit. Ibunya pun menyuruhnya makan malam.

Di meja makan, Jinjoo mencoba Sup (Kimchi Chigae) dan berkata ibunya tidak memasak dengan baik. Seonhye berkata kalau Jinjoo selalu makan apa yang dia buat tapi sekarang mengapa jadi pemilih? Jinjoo bilang kalau dia sedang pubertas.

Hyunsuk tanya sup apa hari ini? Seonhye menjawab kalau itu Sup Kimchi. Hyunsuk pun langsung berkata Sup Kimchi tanpa Kimchi, bagaimana bisa? Seon hye tidak tahu apa yang dia lewatkan dengan menu Sup Kimchinya hari ini.

Joonsoo berdiri dan “Perhatian nyonya dan tuan-ku, tunggu sebentar..” Joonsoo pun meletakkan supnya diatas kompor dan memasukkan kimchi dengan bawang ke supnya.

2-5

Ibunya mencoba Sup kimchi itu dan berkata rasanya enak. Kemudian langsung menyuruh mereka memuji Chef Joonsoo jika memang rasanya enak.

Jinjoo mengajak Ibunya berbicara, jika ingin marga mereka diubah, mereka harus pindah sekolah. Ibunya pun berbalik tanya apa kalian mau pergi sekolah naik bis?

Gong SangMan menjual kue ikan berisi kacang merah. Seonhye mendatangi suaminya yang sedang berjualan kue ikan tersebut dan mengajaknya mengumpulkan uang bersama.

2-6

Ketika Ayah Joonsoo, Sangman, selesai berjualan, datang preman untuk sewa tempat karena dialah yang mengoperasi bisnis didaerah tersebut. Karena Sangman menolak, mereka semua menghancurkan alat-alat dagang Sangman dan memukulnya sampai berdarah, juga mengambil uang dengan mengatakan bayar sebelum kau memulai bisnismu.

2-7

Joonsoo yang ingin menjemput ayahnya terkejut melihat ayahnya dipukul. Sangman tidak mau ke rumah sakit tempat istrinya bekerja. Sangman mengajak Joonsoo berbohong, paling tidak ada 17 preman yang memukulnya hingga seperti itu. Namun tetap tidak disetujui oleh Joonsoo.

Seonhye yang sedang mengobati luka suaminya bersyukur tidak luka parah dengan preman sebanyak 7 orang.

2-8

Sementara ayahnya tetap dirumah sakit. Seonhye bertanya kembali ada berapa preman itu sebenarnya, bukan 2? Joonsoo segera menjawab, ada 3 orang. Seonhye memuji mereka berdua, bahwa mereka sangat cocok sebagai ayah dan anak. Seonhye, Ibu tirinya, akan tetap di rumah sakit dan menjaga ayahnya. sementara Joonsoo harus menyiapkan makan pagi untuk adik-adiknya besok.

2-9

Keesokan pagi. Joonsoo menyiapkan makanan pagi untuk Jinjoo dan Hyunsuk. Joonsoo bilang cukup menganggapnya sebagai pembantu, tidak apa.

Dijalan ke sekolah Hyunsuk mengatakan pada Jinjoo bahwa Joonsoo adalah orang yang baik. Jinjoo langsung menjelaskan, apakah hanya dengan memasak maka anaknya bukan anak dari mantan napi? Ayah dan anak sama saja.

Di pasar, Sangman, Ayah Joonsoo bekerja menjajakan minuman kopi ke penjual dipasar. Sangman bertanya keadaan Jinjoo dan Hyunsuk setelah masuk sekolah baru. Seonhye menjawab, sejauh ini mereka tidak apa-apa meskipun harus naik bus ke sekolah.

2-10

Di rumah Joonsoo memasak dengan Ibunya. Ibunya mencoba masakan Joonsoo dan rasanya enak. Ibunya bertanya dimana dia belajar masak. Joonsoo menjawab ketika dia tinggal bersama dengan paman yang menjual obat, untuk menyimpan uang yang banyak, mereka harus memasak. Seonhye berkata mepunyai ayah seperti itu, pasti sulit bagimu.

Hyunsuk bertanya pada jinjoo mengapa Ibunya sangat baik pada Joonsoo, jinjoo menjawab karena mereka orang luar. Ibu berlaku baik karena itu. Jinjoo mengingatkan Hyunsuk kalau Joonsoo adalah orang luar selamanya.

2-11

Dari sekolah Joonsoo berlari dengan bahagia, memikirkan bahwa dia akan dipuji oleh ibu dan ayahnya saat dia sampai. namun ketika sampai dirumah, Joonsoo melihat ayahnya sedang menasehati Hyunsuk yang mendapat nilai jelek. Hyunsuk menangis karena mendapat nilai jelek. Joonsoo menyembunyikan nilai ulangannya dikantongnya.

Seonhye bertanya ke Junsoo jika dia juga mendapat nilai ulangan hari ini. Joonsoo menjawab tidak, dia mendapat jelek juga. Sangman berkata pada Hyunsuk lihatlah Joonsoo yang berumur 13 tahun dan berada di kelas 4 dengan nilai rendahnya tapi dia tetap bahagia.

Di toilet Joonsoo memuji dirinya sendiri bahwa dia sudah melakukan yang terbaik.

Ibu dan Joonsoo pergi ke halaman rumah dan bermain ayunan, menyuruh Joonsoo duduk dan Ibunya akan mendorong ayunan, tetap Joonsoo menolak. Ibu bertanya kenapa, dan Joonsoo menjawab karena badannya berat dan ayunannya bisa rusak. Ibunya pun langsung berprasangka anak-anaknya yang melarangnya bermain. Joonsoo segera mengelaknya. Akhirnya ibunya yang duduk diayunan tersebut.

2-12

Ibunya bertanya kenapa kau berbohong nilaimu jelek meskipun sebenarnya nilaimu 100? Joonsoo segera meminta maaf. Ibunya bertanya lagi, karena Hyunsuk mendapat nilai jelek dan kau pun berbohong kalau kau mendapat nilai jelek? Joonsoo menjawab “aku tidak ada keinginan untuk Jinjoo dan Hyunsuk menerimaku sebagai kakak mereka tetapi aku hanya ingin mereka tidak membenciku. Mereka membiarkan ku mencuci baju mereka, memakan makanan yang aku buatkan, tertawa ketika aku berusaha menjadi lucu, aku sudah sangat berterimakasih. Jika mereka tahu aku mendapat nilai 100, aku takut semua ini akan menghilang dan keadaan bisa buruk kembali..jadi aku mohon, jangan bilang mereka tentang nilaiku.”

Ibunya berjanji menjaga rahasianya, tetapi Joonsoo harus melakukan sesuatu untuknya. Joonsoo bertanya dengan senang hati. Ibunya meminta mendorongnya sampai setinggi mungkin, ingin mengetahui seberapa kuat Joonsoo, jika tidak cukup tinggi, maka akan membocorkan rahasianya. Joonsoo menjawab akan mendorong sekuat-kuatnya.

Dijalan ketika Joonsoo dan Hyunsuk telah membeli buku sekolah, Hyunsuk yang berjalan duluan diganggu oleh anak-anak nakal. Joonsoo pun memanggil Hyunsuk. Hyunsuk yang senang ada kakaknya, memanggil Joonsoo dengan ‘Hyung’ (Kakak).

2-13

lalu kata Hyunsuk “mengenai aku memanggil mu Hyung, jangan bilang Noona”(kakak perempuan), tidak jangan bilang siapa-siapa, mulai sekarang aku tidak akan memanggilmu Hyung”, joonsoo mengangguk dan mengerti.

Joonsoo menggandeng tangan Hyunsuk. Hyunsuk melepasnya dan tidak mau digandeng. Tetapi akhirnya Joonsoo bisa menggandeng adiknya.

2-14

Ayah Joonsoo yang sedang bergembira dengan teman lamanya pun mabuk. Joonsoo dan Hyunsuk melihat Ayah Joonsoo mabuk. Ayah joonsoo pun melihat mereka berdua. Hyunsuk melihat ayah joonsoo mabuk langsung melepas tangan Joonsoo.

Gong SangMan: Oh dua anakku! …Joonsoo! Meskipun nilai kedua anakku tidak begitu bagus tetapi mereka memiliki hati yang baik seperti ibunya…dan si jenius Hyunsuk, Aku mencintai mereka berdua, dan aku merasa kenyang dengan memiliki kalian.
Kemudian Joonsoo berbicara dalam hati, keadaan yang baik itu hilang begitu saja, aku pikir ayah memang orang yang bodoh.
Ayah Joonsoo: Bilang Halo ke teman Ayah.
Teman”: aku teman ayahmu, kau sangat tampan

Ayah Joonsoo yang tanpa sadar terus memuji anaknya itu dan memeluknya. Tidak mengetahui Hyunsuk tidak menyukainya, baru setelah Hyunsuk berlari, Ayah Joonsoo sadar.

2-16

-bersambung-

translation from Chinese Sub

credit from @Karenkdrama via soompi thread Ugly Alert

Translation in Indonesian by koreainmyworld (noobi0290) from wordpress

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s